Monitoring real-time, deteksi hama otomatis, dan panduan semprot ekstrak sereh — semua dalam satu sistem terintegrasi untuk petani modern.
Sensor DHT22 memantau kondisi lingkungan gudang secara real-time setiap 2 detik.
Sensor Flame dan MQ135 mendeteksi bahaya kebakaran dan kualitas udara buruk secara otomatis.
Sensor gerak PIR mendeteksi kehadiran orang di dalam gudang dan mengirim data laporan.
Sensor ultrasonik mengukur kapasitas jika sudah melewati ultrasonik.
Pengingat otomatis jadwal penyemprotan alami serai berdasarkan kondisi udara.
Asisten AI siap menjawab pertanyaan seputar pengendalian hama dan penggunaan pestisida alami.
Siapkan 200g batang serai , 1 liter air bersih, dan 5ml sabun cuci cair sebagai emulsifier alami (sedikit saja).
Rebus serai selama 15 menit hingga air berubah kuning kehijauan. Dinginkan hingga suhu ruangan, lalu saring menggunakan kain kasa/saringan biasa.
Campurkan 500ml ekstrak serai dengan 500ml air bersih. Tambahkan 5ml sabun cair, aduk merata. Masukkan ke botol semprot 1 liter.
Semprot di sudut-sudut gudang, ventilasi, dan area penyimpanan. Jarak semprot 20–30cm. Hindari menyemprot langsung ke produk pangan.
Semprot setiap 5 jam dalam kondisi normal. Jika kelembapan >80%, percepat menjadi setiap 3 jam. Sensor IoT akan mengingatkan otomatis.
Simpan sisa larutan di tempat sejuk dan gelap. Maksimal bertahan 3 hari sebelum efektivitasnya berkurang. Buat ulang jika berbau asam/berwarna berubah.